Gamers atau Maniak game memang kebanyakan adalah
anak-anak hingga remaja (ada juga memang orang dewasa namun jarang sekali).
Mereka-mereka ini juga punya kisah mengapa bisa terjun ke dunia hayalan
tersebut, dan alasan yang saya temukan (dan menurut kisah pribadi saya) adalah
:
- Lari
dari segala masalah dan tugas yang seharusnya dibebankan kepadanya
- Diajak
teman
- Mencoba-coba
- Game
tersebut ada yang versi Onlinenya
- Termasuk
kriteria hayal yang ia idam-idamkan
Mungkin
masih banyak lagi alasan-alasan yang tidak bisa saya katakan satu per satu.
Kebanyakan orang (apalagi orangtua) beranggapan bahwa :
Main
Game? untuk apa? lebih baik kamu mengerjakan tugas sekolahmu/hal-hal yang lebih
menguntungkan daripada menghamburkan uang hanya untuk membeli CD/DVD game itu
atau Main Warnet.
Namun mereka tidak tahu, kalau game itu memiliki nilai positif dan
menguntungkan juga (ya tergantung si gamersnya juga sih). saya akan
menjelaskannya satu-satu
Pertama, Menjadi gamers dapat menghasilkan uang (jika memang si
maniak game tersebut memang sangat lihai memainkan game), dengan cara mengikuti
olimpiade gamers dengan kategori game yang akan di mainkan.
Kedua, Mempercepat pengetikan komputer (jika si gamer sudah lama
bermain dengan game yang membutuhkan kecepatqan jari cth. game AyoDance)
Ketiga, jika si maniak memiliki pikiran maju, maka ia pasti
terfikir bagaimana caranya agar iapun bisa membuat game seperti yang ia sedang
mainkan. Nah, Keingin-tahuan pembuatan itulah yang akan membuat ia menjadi
seorang mesin Programer Game (memang prosesnya tidak sebentar).
Keempat, Melatih kemampuan
Otak dalam berfikir (kalau permainannya termasuk ke dalam kategory Strategy). itulah
keuntungan-keuntungan menjadi gammers.
Kemudian apa Kerugiannya?
Pertama, Memainkan game memang sangat menyenangkan, namun jika
terlalu lama, game bisa membuat orang menjadi Bodoh. mengapa demikian?...
Game dirancang hanya untuk jadi tempat pelarian jikalau anda sedang stress,
menunggu antrian yang panjang (menunggu pacar yang sering ga on time) dan ketika
anda bingung mau ngelakuin apa. Disaat seperti itu anda boleh main game dan
dengan Dosis (takaran) yang pas, yaitu 1-1.10 menit.
disini, otak akan merelaxasikan dirinya dalam beberapa saat dan akan melupakan
segala sesuatu yang sedang terjadi, namun jika terlalu lama, otak akan akan
bekerja keras terus-menerus dan tanpa henti.
Tau
ga? kalau main game lebih dari 2 jam = mengerjakan lebih dari 13 halaman buku
matematika?
Coba
aja. jika anda para gamer, pasti tidak akan menyangkal pernyataan di bawah ini
ketika anda gagal memenangkan sebuah permainan kesukaan anda
Membentur-benturkan
kepala ke meja komputer
Memukul-mukuli
keyboard komputer
menghina dan
mengeluarkan kata-kata kotor
parah
sekali kan?.. coba aja kerjakan 10 soal matematika, ga bakalan sampe
membentur-benturkankan kepala deh.
Kedua, Menyebabkan Kebutaan pada mata. (kebanyakan dari para gamer
pasti make kacamata semua)
Ketiga, Menghayalkan hal-hal yang tidak mungkin terjadi
Keempat, Kecanduan yang melebihi Narkoba.
Itulah beberapa hal-hal tentang Keuntungan dan Kerugian memainkan game. Semua
itu saya tulis menurut Pengalaman yang pernah saya alami sendiri. Saya harap,
bagi para Gamer, jangan terlalu dianggap serius main game, dan lebih baik jika
anda melakukan hal-hal yang lebih berguna daripada membuang waktu di layar
komputer.
By : Samapta Probowisnu








0 komentar:
Posting Komentar